
Misteri Hilangnya Reizy dari Skuad BTR: Mengulas Makna "Jembatan yang Bisa Hancur"
Kabar mengejutkan sedang menerpa kamp Bigetron by Vitality (BTR) di skena PUBG Mobile. Nama Made Rendy Dwi Krisna Putra alias Reizy, kapten (In-Game Leader) berpengalaman yang sebelumnya memegang peranan vital di tubuh BTR, secara perlahan melipir dari panggung kompetitif tanpa adanya pengumuman perpisahan (farewell) resmi.
Situasi yang terkesan 'hening' dari manajemen ini memantik berbagai asumsi di kalangan pecinta esports Tanah Air mengenai apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.
Celetukan Ko Ed dan Sinyal "Jembatan yang Bisa Hancur"
Spekulasi mengenai masa depan Reizy mencuat setelah CEO Bigetron Esports, Edwin Chia atau yang akrab disapa Ko Ed, angkat bicara dalam sesi live TikTok miliknya. Ketimbang memberikan pengumuman resmi, Ko Ed justru melontarkan pernyataan yang menyiratkan adanya jarak antara manajemen dan sang pemain.
"Kalau aku ngomong sekarang, jembatannya akan hancur. Jadi bisa dibilang kalian nggak usah harap Reizy lagi main di BTR," tutur Edwin Chia.
Kendati memberi petunjuk kuat bahwa Reizy tak lagi masuk dalam skema permainan BTR, Ko Ed menekankan bahwa sang IGL tidak melakukan pelanggaran dan hingga saat ini statusnya masih terikat kontrak resmi tanpa ada pembicaraan transfer ke tim lain.
Baca juga: FFWS SEA 2026 Fall: Mengurai Akar Masalah EVOS Divine, Bukan Sekadar Efek Ditinggal Rasyah!

Portofolio Mentereng Reizy dan Isyarat di Media Sosial
Kondisi ini terbilang cukup ironis mengingat Reizy datang ke BTR pada awal 2025 dengan rekam jejak yang sangat impresif di skena profesional PUBG Mobile:
Profil & Prestasi Singkat Reizy:
- Pengalaman: Bergabung dengan BTR sejak awal 2025.
- Koleksi Trofi: Juara PMSL SEA Spring 2024, PMSL SEA Summer 2024, dan PMPL ID Spring 2023 (saat membela BOOM Esports).
- Total Hadiah Karier: Menembus angka US$115.000.
Meskipun memiliki status veteran dengan rentetan gelar, indikasi keretakan makin jelas terlihat melalui aktivitas media sosial. Ko Ed sempat mengunggah ulang pesan pemain BTR, Axel, mengenai kekompakan tim sambil menandai lima nama penggawa aktif: Axel, Federales, Zeta, V3xxy, dan Reyzak—tanpa menyertakan akun Reizy.
Baca juga: Perbaiki MBR Omega di FFWS SEA 2026 Fall, Coach Tri Tinggalkan Gaya Impulsif FFNS

Evaluasi Usai PMPL ID Fall 2026 dan Arah Baru Skuad
Isu ini menggelombang tepat setelah Bigetron by Vitality menyelesaikan perjuangan mereka di Grand Finals PMPL ID Fall 2026 di Manado (28–30 Agustus 2026) dengan status runner-up.
| Pemain | Peran & Dinamika Terkini |
| Reizy | IGL veteran yang kini diparkir dari roster utama |
| Zeta | Menjadi akselerator penting dalam meningkatkan chemistry tim |
| Reyzak | Menunjukkan peningkatan performa yang makin menyatu dengan pola permainan |
| Axel, Federales, V3xxy | Pilar utama yang mengisi susunan formasi aktif |
Kegagalan merengkuh trofi juara diduga menjadi alasan manajemen melakukan pembenahan strategi. Moncernya kolaborasi permainan Zeta dan Reyzak di atas lapangan kian menguatkan keputusan BTR untuk memantapkan formasi anyar ini demi menyongsong agenda internasional mendatang, termasuk PMGO SEA.
Hingga kini, baik kubu Bigetron by Vitality maupun Reizy belum merilis keterangan tertulis secara resmi. Publik dan komunitas esports Indonesia kini menantikan kejelasan nasib dari salah satu IGL terbaik Tanah Air ini.
Sumber: